Jumat, 14 September 2012

Ruang waktu

Bip bip bip bip
Hallo masa depan!

Bip bip 
Kamu baik?

Bip bip
Syukurlah. Bagaimana dia?

Bip bip
Siaga satu?

Bip bip
Apa yang bisa aku bantu?

Bip bip
Baiklah, ah tapi...

Bip bip bip bip

.AnnJasmine




Kamis, 13 September 2012

Selamat berbahagia

Ketika kata menyibak luka
Kembali membuka duka
Yang sudah kita sudah kubur bersama

Dulu bahagia itu cuma kita yang cipta
"Kita" mu hari ini adalah kamu dan dia
Selamat berbahagia
...
Wahai kamu sang pembuat luka

.AnnJasmine

Selasa, 11 September 2012

Proem

Assalamualaikum. Hallo. Bounjour!
Akhirnya blog keduaku ini jadi juga. Sudah beberapa minggu ini, otakku memerintahkan untuk membuat blog baru yang bisa berisikan 'sesuatu'-yang kubuat ketika sedang menjadi nisa yang puitis. Sebenarnya sih kata puitis sama sekali tak cocok kusandang, masih banyak pemilihan kata yang kurang syahdu dan indah, tapi apa salahnya mencoba? Intinya, di sini aku sama sekali berbeda dengan nisa yang satu lagi. Bukan, bukan dual personality, hanya saja aku ingin menyalurkan ide-ide yang konsentrasinya berbeda dengan content blog sebelumnya.

Ohya, mungkin sedikit refleksi mengapa aku memilih nama 'tabula rasa nisa'. Awalnya karena mendengar sebuah quote dari  pelajaran Filsafat Psikologi, yakni tokoh John Locke yang pernah berkata bahwa manusia saat lahir seperti tabula rasa, atau yang lebih akrab dianalogikan dengan kertas kosong. Terserah dengan apapun kita mengisi kertas kosong tersebut, maka hasil akhirnya pun terserah kehendak kita sendiri. Nah, mauku blog ini nantinya bisa menjadi wadah dari hasil produksi dari otakku yang penuh dengan ide yang berlompat-lompatan, mungkin puisi, cerpen atau apapun bentuknya. Selamat membaca, Viel SpaƟ beim Lesen :)


.AnnJasmine

Denkermann

Hari itu, pribadimu berhasil menculik perhatianku
Kamu datang dengan cara yang tak biasa. Jumawa, dengan membawa sejuta kharisma
Sejak saat itu aku berusaha menikmati tiap detikku memperhatikan detil lakumu
Lihat, ribuan mil jarak antara aku dan kamu, nyatanya tak berarti
Karena kita bisa dengan mudahnya terikat dalam satu kesatuan yang sebelumnya tak pernah aku bayangkan
Buat aku yang terlalu berharap, itu jelas bukan kebetulan
Bagiku itu takdir yang tak bisa dijelaskan

730 hari berada dalam wadah yang sama, membuatku girang bukan kepalang
Cukup buatku memandangmu dari sini
Mengamati penuh arti

Di 365 hari pertama, agendaku hanya berkutat dengan keseharianmu
Bak intel, aku tau di manapun kamu berada dan apa yang kamu lakukan
Aku sangat menikmatinya
Tapi di hari 366, aku menangkap sesuatu yang berbeda
Tunggu, siapa dia?
Ada bayang lain yang menemani langkahmu
Namanya pun sering kau sebut di akun jejaring sosialmu
Hey, dia cantik

Mulai saat itu, senyummu terlihat lebih cerah, tetapi tidak dengan langitku
Kelabu selalu menggelayuti benak
Meski begitu, aku sadar betul
Kamu telah menemukan bahagia
Jadi,
Aku cukup tahu diri
Maka biarlah aku mundur perlahan
Kembali menjadi serpihan

-Pengagum Lakumu
.AnnJasmine