Minggu, 07 Juli 2013

Racau malam

Sugeng ndalu, Mas.

Maaf mengganggu waktu istirahatmu. Aku hanya ingin kamu menyiapkan kedua telinga dan nuranimu untuk mendengar kumpulan kalimat yang ingin kututurkan. Malam ini jajaran bintang-yang bisa kita lihat tanpa bersama-telah mendorongku untuk merangkai kata yang mungkin kemarin tak sampai hatiku mengatakannya.   Berjalan di tengah deru kata yang entah itu fakta atau dergama adalah hal yang tidak mudah. Namun, berbekal percaya kucoba tepis semua duga. Tak bisa kutampik juga kata yang memancing untuk pergi, berulang kali ku acuhkan kail mereka, bahkan kuputuskan talinya. 

Di sisi lain, kail yang mereka beri nama jalan menuju kebenaran acapkali mengusik logika. Jujur saja, menghabiskan masa denganmu membuat otakku terbuka dengan banyak kemungkinan. Benar menjadi semakin abu-abu, tidak ada benar yang hakiki selain Dia-aku tau dan paham itu. Dan manusia-manusia itu, benar salah kadang cuma merunut logika kilat. Ah, sudahlah akan panjang jika bicara itu. Inti racauanku ini cuma ingin menyampaikan bahwa aku masih kuat berjalan, aku masih kuat berlayar entah sampai berapa samudera lagi. Semoga kamu pun begitu. Kita melawan dunia dan energiku hanya semangatmu, jika itupun tak ada, maka aku akan memilih mengalah kelak. Selagi bisa, selagi belum takluk telak ada baiknya terus melawan. 

Katakan padaku, kamu  dan kita masih mau berjuang.

.AnnJasmine

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar